Jumat, 01 April 2016
Berhentilah Jadi Gelas
By:
Febida euy
On: Jumat, April 01, 2016
Oleh: Iqbal Damawi
Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya. “Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.
Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.”
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru. “Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. “Sekarang kau ikut aku.”
... baca selengkapnya di Berhentilah Jadi Gelas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Selasa, 29 Desember 2015
Kekuatan Kata-kata Postif
By:
Febida euy
On: Selasa, Desember 29, 2015
Oleh: Asep Syarifuddin
MEMBACA karya Joe Vitale dalam ‘Zero Limits, Metoda Rahasia Hawaii untuk Memperoleh Kekayaan, Kesehatan, Kedamaian dan Banyak lagi’ sangat luar biasa inspiratif. Posisi Joe Vitale dalam buku tersebut adalah pihak yang menjelaskan pertemuan dengan sosok Ihaleakala Hew Len yang memiliki cara penyembuhan yang agak aneh.
Salah satu hal yang aneh tersebut adalah Hewlen menyembuhkan sebangsal penuh narapidana yang sakit jiwa tanpa pernah melihat seorang pun dari mereka secara profesional. Ternyata Hew Len menggunakan metoda penyembuhan dengan sebuah cara “pembersihan diri” secara terus menerus kepada diri sendiri. Lebih jelasnya pembersihan diri tersebut adalah dengan ungkapan “Saya mengasihi Anda”, “Maafkanlah Saya”, “Terimakasih”, dan terakhir adalah “Salam kedamaian”.
Dalam pandangan Hew Len, untuk memperbaiki dunia, lingkungan atau siapapun maka langkah awal yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri sendiri terus menerus. Sehingga diri kita selalu dalam keadaan bahagia, damai dipenuhi rasa cinta dan kasih sayang kepada semua makhluk baik yang bernyawa maupun yang kelihatan tidak bernyawa. Dan semua “kegagalan” di dunia ini menjadi 100% tanggung jawab kita.
Ketika tanggung jawab sudah 100% kita ambil, maka tidak ada lagi alasan untuk menyalahkan orang lain, mencar
... baca selengkapnya di Kekuatan Kata-kata Positif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 20 Desember 2015
Kekuatan Networking
By:
Febida euy
On: Minggu, Desember 20, 2015
“No bird soars too high if he soars with his own wings. – Tidak ada burung terbang terlalu tinggi bila ia terbang dengan sayap-sayapnya sendiri.” ~ William Blake
Kurang lebih William Blake mengungkapkan bahwa setiap mahkluk di dunia ini memerlukan satu sama lain untuk dapat berprestasi dan hidup bahagia. Meskipun kita berada di era modern, dimana segala sesuatu dapat dikendalikan dengan tehnologi mutakhir, tetapi kesuksesan berprestasi dan kebahagiaan kita masih sangat bergantung terhadap keberhasilan menciptakan networking.
Dalam dunia usaha lazim dikatakan kita tidak bekerja jika tidak membangun networking atau hubungan sosial. Dengan kata lain menjalin hubungan sosial dengan siapa pun menjadi bagian penting dalam segala aktivitas kehidupan, entah pada saat kita di tempat kerja, di rumah, lingkungan rumah, tempat umum dan perbelanjaan dan lain sebagainya. Apa sebenarnya arti networking sehingga berdampak sangat besar terhadap kehidupan kita?
Networking adalah membangun hubungan dengan orang lain atau organisasi yang berpengar
... baca selengkapnya di Kekuatan Networking Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Pertemuan yang Tak Terduga
By:
Febida euy
On: Minggu, Desember 20, 2015
Yaaa...namanya juga tidak terduga alias tidak di sangka-sangka, peristiwa menjelang beberapa bulan berakhirnya tahun 2015 adalah terjadinya pertemuan atau semcam reunian dalam jumlah kecil dengan kawan kawanku dulu di SMP ASSALAAM Bandung yang masuk tahun ajaran 1975, awal terjadinya pertemuan ini sebenarnya ber awal ketika saya cukup aktif di jejaring sosial facebook dan saya mulai membuat akun facebook di awal tahun 2010 pada waktu itu pertemanan di FB baru dengan alumni di FMIPA UNISBA dan beberapa teman dari komunitas lain, sampai pada kurun waktu tertentu terjadi pertemanan di FB yang tidak sengaja dengan salah satu kawan ku yang namanya Yuyun Yumaida pada awal kontak di facebook saya sebenarnya kurang fokus ketika adanya "add peretemanan" di FB dengan Yuyun Yumaida karena biasa biasa saja tanpa ada respon komunikasi sampa pada suatu waktu bu Yuyun mengomentari Update Status yang saya buat, barulah saya tersadar...kok kayaknya saya hafal dengan wajah dan nama ini (Yuyun Yumaida) pikir saya, ini teman saya pada wktu SMP dulu lalu saya kirim pesan lewat Inbox FB mengkonfiirmasi dugaan saya tersebut, ternyata memang benar dia (yuyun yumaida) adalah kawanku dulu waktu di SMP,.....nah sejak itulah saya mulai komunikasi lewat FB ataupun SMS-an sampai akhirnya sering berkomuniikasi untuk mencari kawan-kawan lainnya di di jejaring sosial, tetapi sampai posting ini di buat di jejaring sosial Facebook saya hanya punya pertemanan dengan alumni SMP ASSALAAM hanya 2 orang selebihnya saya ga tahu apa alumni lainnya pada punya akun FB. Sampai lah pada saat beberapa bulan berakhirnya tahu 2015 ini bu Yuyun mulai kontak saya lagi setelah beberapa tahun lamanya jarang kontak,....untuk mengadakan pertemuan dengan beberapa kawan lain nya dan akhirnya pertemuan terlaksana di bulan oktober 2015 di rumahnya bu Yuyun Yumaida.
Layangan Bumi
By:
Febida euy
On: Minggu, Desember 20, 2015
Namanya Bumi dan usianya 9 tahun. Tak bisa bermain layang-layang bahkan untuk menerbangkannya ke langit saja ia masih payah. Sering layang-layangnya berakhir dengan mencium tanah dan kemudian robek akibat benturan macam-macam. Kalau sudah robek begitu, Bumi hanya bisa pasrah dan pergi meninggalkan lapangan dengan seutas senyum semringah. Ia tahu, besok ia harus kembali ke tanah lapang itu dengan layang-layang sederhana seharga dua ribu rupiah yang baru. Baginya sebuah usaha itu penting dan menerbangkan layang-layang ke langit merupakan suatu hal yang membutuhkan usaha ekstra.
Begitulah kegiatannya selama musim layang-layang berlangsung. Menyisihkan dua ribu rupiah dari uang sakunya, membeli layang-layang di toko Ahong setelah pulang sekolah, kemudian pergi ke tanah lapang di sorenya untuk kembali mencoba menerbangkan layang-layangnya ke langit.
“Walaupun pada akhirnya berakhir dengan mencium tanah, tapi semakin hari aku merasa layang-layangku semakin tinggi di udara. Jadi jika aku mencoba menerbangkannya setiap hari, besar kemungkinan sebelum musim layang-layang berakhir, layang-layangku telah mencapai langit.”
Hampir di penghujung musim layang-layang. Di tanah lapang, aktivitas sepak bola sudah
... baca selengkapnya di Layangan Bumi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 13 Desember 2015
Bibit Mangga
By:
Febida euy
On: Minggu, Desember 13, 2015
Suatu hari, Ada seorang pemuda sedang berlibur ke rumah neneknya di desa. Saat tiba di sana, setelah melepas rindu dan beristirahat sejenak, neneknya menghidangkan sepiring irisan buah mangga yang menggiurkan warna dan aromanya.
“Wah, mangganya harum dan manis sekali nek, sedang musim ya. Saya sudah lama sekali tidak menjenguk nenek, sehingga tidak tahu kalau nenek menanam pohon mangga yang berbuah lebat dan seenak ini rasanya” ujar si pemuda sambil terus melahap mangga itu.
dengan tersenyum nenek menjawab, “makanya, sering-sering lah menjenguk nenek, nenek rindu cucu nenek yang nakal dulu. Pohon mangga itu sebenarnya bukan nenek yang menanam. Kamu mungkin lupa, waktu kecil dulu, setelah menyantap buah mangga, kamulah yang bermain melempar-lempar biji mangga yang telah kamu makan. Nah, ini hasil kenakalanmu itu, telah bertumbuh menjadi pohon mangga dan sekarang sedang kau nikmati buahnya”
“Sungguh nek? Buah mangga ini hasil kenakalan waktu kecilku dulu yang tidak disengaja? Wah, hebat sekali. Aku tidak merasa pernah menanam, tetapi hasilnya tetap bisa aku nikmati setelah sekian tahun kemudian, benar-benar sulit dipercaya” si pemuda tertawa gembira sambil menyantap dengan nikmat mangga dihadapannya.
Nenek melanjutkan berkata, “Cucuku, walaupun engkau tidak sengaja melempar biji mangga di halaman itu, tetapi bila tanah lahannya subur
... baca selengkapnya di Bibit Mangga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 01 Februari 2015
Serba Green Tea
By:
Febida euy
On: Minggu, Februari 01, 2015
Green Tea atau teh hijau kini lagi trend dalam olahan kuliner di Indonesia, green tea dalam bentuk serbuk dapat menjadi bahan alternatif dalam rekayasa atau inovasi macam-macam olahan kuliner, salah satunya kue Pie, sebelum nya telah di kenal kue Pie Susu Bali panganan khas oleh-oleh dari Bali lalu dengan sedikit modifikasi kue Pie Susu Bali ini di kombinasikan dengan campuran bubuk Green Tea, maka lahirlah kue Pie Green Tea, hal ini menjadikan kue Pie Green Tea menjadi cemilan yang lezat dan menyehatkan. Teh Hijau nya sendiri telah dikenal sebagai minuman yang di hidangkan sebagai minuman untuk para tamu atau untuk menemani anda dalam menyantap aneka hidangan atau cemilan di kala istirahat, di negeri Tiongkok, teh hijau ini merupakan salah satu unsur kebudayaan kuno negeri tersebut dalam bidang kesehatan, karena meminum teh hijau telah dijadikan alternatif dalam pengobatan dengan cara herbal
Langganan:
Komentar (Atom)






